Aliansi Buruh Dan Mahasiswa Kembali Berunjuk Rasa, Menuntut UU Ciptakerja Omnibuslaw Dibatalkan

Surat edaran Front mahasiswa nasional cabang bandung raya.
Surat edaran Front mahasiswa nasional cabang bandung raya.

WARTAKINI.co, BANDUNG. – Aliansi buruh dan Mahasiswa kembali bergabung menolak UU Ciptakerja Omnibus law, berlokasi di depan pintu masuk Tol cileunyi kecamatan Cileunyi Kabupaten Bandung, Selasa 20 Oktober 2020.

Demo ini dihadiri oleh KASBE, KSN,PPB, GOBSI, Mahasiswa dari beberapa universitas, pemuda, Kepolisian Kapolresta Bandung, Danramil dan Babinsa 0624

Saat team Media Wartakini.co datang ke lokasi langsung menghampiri salah satu pendemo perwakilan dari KASBI dan ketua Front Mahasiswa Nasional (FMN)

Suherman perwakilan dari KASBI menyampaikan “Demo sendiri bertujuan menolak dengan tegas UU Ciptakerja Omnibus law, yang dinilai akan berdampak buruk kedepannya dan akan merugikan khususnya kaum buruh,” tegasnya.

Surat edaran Front mahasiswa nasional cabang bandung raya.
Surat edaran Front mahasiswa nasional cabang bandung raya.

 

pimpinan Front Mahasiswa Nasional (FMN) Aji Gunawan menyampaikan demo ini harus jadi propaganda masal secara luas mengenai penolakan UU Omnibuslaw yang dinilai sangat merugikan

“Buruh dan Mahasiswa harus terus Berjuang mempertahankan hak – haknya seperti turun kejalan Provinsi di beberapa titik untuk mengkampanyekan tentang penolakan UU Ciptakerja Omnibuslaw”, ujar Aji gunawan.

Aksi demo yang dilakukan buruh
Aksi demo yang dilakukan buruh

Daeri hasil pantauan Media aksi demo berjalan lancar dan tidak ada kerusuhan di lokasi (Indra/Endi/yopi)