Bersinergi Cegah Covid-19, Acara Daring Doa Lintas Agama Diikuti 800 Orang Se-Dunia

WARTAKINI.co, JAKARTA–  Even “2020 HWPL World Interfaith Joint Prayer Confrence” yang diselenggarakan secara daring aplikasi zoom meeting diikuti sekitar 800 peserta dari 5 benua di dunia.

Digagas organisasi Heavenly, Culture, World Peace, Restoration Of Light (HWPL) dan acara dipandu Daniel Sinclair, berjalan menarik namun penuh khidmat, Senin petang, (26/10/2020).

“Kegiatan yang dilakukan untuk menyampaikan pesan harapan kepada orang-orang yang menderita COVID-19 dan Membuat platform lintas agama dan benua untuk mengatasi pandemi COVID-19,”  ucap Daniel Sinclair pemandu acara tersebut di awal kegiatan.

Komisaris Indowarta Group , Mohammad Ridwan yang mengikuti kegiatan itu mengatakan HWPL memberi warna perdamaian dunia melalui sebuah pencerahan pentingnya bersinergi dengan seluruh manusia di dunia 

“Doa bersama,  Melalui HWPL kita punya spirit baru membangun peradaban dunia dengan gagasan cemerlang mereka, kita melihat HWPL dari kaca mata Islam sebagai salah satu pintu dialog Islam yang rahmatan lil alamin melalui jurnalisme,” imbuhnya.

Dalam kegiatan itu Menteri Komunikasi Infirmasi RI H.E Rudiantara yang juga sebagai Director of Indonesia Mosque & Former, Marcel Andres Tangulian Pastor dari Filipina, Dawud Olakotunbo dari MUSWEN Nigeria, Alexander Duhovni asal Ukraina dan Vladyslav Zavolsky dari Moldova menjadi pembicara utama mewakili tokoh agama sedunia.

HWPL merupakan sebuah lembaga swadaya masyarakat yang berada di bawah ECOSOC PBB, yang mendorong kemitraan bagi pembangunan perdamaian melalui pengenalan hukum internasional bagi perdamaian, kerukunan antarumat beragama, pendidikan perdamaian dan jurnalistik. 

Slogannya leave a peace without war as an eternal legacy for future generation  telah membuka babak baru gerakan perdamaian global termasuk di Indonesia.*