Masker MASKAMIL diluncurkan Perdana ke Pasar di Momentum Hari Santri & Sumpah Pemuda 2020, Ponpes Darul Falah Targetkan Produknya Ber-SNI

3 orang santri peserta pelatihan di BLK Komunitas Darul Falah memamerkan masker MASKAMIL.

WARTAKINI.co, SUBANG-Dalam rangka Hari Santri Nasional (HSN) & Hari Sumpah Pemuda (HSP) Tahun 2020 di Ponpes Darul Falah Cimanggu, rencananya Badan Usaha Milik Pesantren (BUMIpas) akan meluncurkan produk perdananya berupa Masker merk MASKAMIL ke pasar.

Hal itu diungkap kepala Unit Produksi (Unipro) BLK Ponpes Darul Falah CimanggubM Carmin.

Kata M Carmin, ini sejalan dengan visi pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul Kementerian Tenaga Kerja melalui program balai latihan kerja komunitas & Pemberdayaan pesantren di Jawa Barat melalui Program One Pesantren One Product (OPOP).

“Hasil pelatihan Menjahit ber programbasis kompetensi melahirkan pemuda/i tangguh, membawa pesantrennya unggul dan maju, melalui program Pelatihan BLK Kemnakertrans & Program One Product One Pesantren (OPOP) Pemprov Jabar,”

Lebih jauh disampaikan M Carmin, Ponpes Darul Falah melaunching masker kain berkualitas dengan pengerjaan oleh para alumni Pelatihan Kerja di momentum puncak hari santri & sumpah pemuda di Ponpes Darul Falah Cimanggu.

“Ada karya, mari kita launching masker kain semi media & Kain medis karya santri & alumni BLK Komunitas Ponpes Darul Falah Cimanggu di Puncak hari sumpah pemuda & hari santri 2020,” imbuhnya.

Senada dengan M. Carmin pimpinan Ponpes Darul Falah Cimanggu Kyai Ridwan Hartiwan mendorong kaum muda pesantren para santrinya memiliki jiwa entrepeneurship seperti yang dilakukan pesantren lainnya lebih dulu.

“Kita mengikuti pesantren lain yang secara ekonomi sudah lebih maju, kita mendirikan BUMIpas untuk membangun perekonomian pesantren dan masyarakat, tahin ini targetnya tidak banyak, konveksi, masker dan minimarket semua dibina DPD Himpunan Pengusaha Santri (HIPSI) Subang supaya terukur kemampuan bisnis dan pengembangan SDM entrepeneurshipnya,” tegasnya.

Ponpes Darul Falah Cimanggu menggandeng DPD HIPSI Subang yang dipimpin Nurdin Hidayat, menurut Kyai Ridwan pembinaan dilakikan dari dasar dengan melibatkan sekitar 10 orang santri yang dikaderisasi untuk pengelolaan bidang ekonomi pesantren.

Targetkan Produk Masker Ponpes Darul Falah Berstandar SNI

Direktur BUMIpas Darul Falah S. Abidzar mengapresiasi langkah DPD HIPSI membantu pondok pesantren sebagai langkah kongkrit dalam pemberdayaan umat.

“Pemberdayaan ekonomi khas ponpes Darul Falah, nanti kalau sudah terbina kami yang bergerak membuka pasar dan modal bagi semua unit usaha yang berada dibawah kordinasi BUMIpas,” ucapnya saat dihubungi melalui seluler.

Dia juga akan mengatakan saat ini, produksi masker memang sedang melakukan uji pasar dengan tujuan mengkomparasi kebutuhan masyarakat terhadap masker berkualitas.

“Kami akan memproses standarisasi nasional atau SNI untuk produk masker kami, ini penting sehingga produksi masker yang sudah bagus ini ditunjang dengan produk yang memiliki standar, ini yang harus dibantu pemerintah dan instansi terkait,” ucapnya.*