Home Pendidikan Ponpes Darul Falah Buka Pendidikan Salafiyah Program Khusus (PSPK) Tahun Pelajaran 2021/2022

Ponpes Darul Falah Buka Pendidikan Salafiyah Program Khusus (PSPK) Tahun Pelajaran 2021/2022

0

DI ERA PANDEMI Covid-19 ini pertimbangan menyekolahkan anak ada tahun ajaran 2021/2022 perlu pertimbangan matang, pasalnya gangguan pandemi membuat anak harus belajar daring di rumah dengan lingkungan yang harus diawasi penuh keluarga.

Dalam rangka mencetak santri salafiyah berdaya saing, Ponpes Darul Falah membuka Pendidikan Salafiyah Program Khusus berdasarkan  Ijin Operasional Pesantren SK Kemenag Kabupaten Subang No. 461/2018, tanggal 19 September 2018 Ijin Operasiobal Salafiyah Ulya/setara SMA SK,Kemenag Provinsi Jawa Barat Nom 1091/2020, tanggal 19 September 2020.

Program Khusus dimaksud merupakan terobosan dimana para santri salafiyah ini selain setelah tamat mendapat ijazah setara SMA juga mendapatkan keahlian bahasa Inggris/Arab, Komputer Informatika dan kitab kuning tiga marhalah.

Problem Belajar Pelajar Di Zaman Pandemi Covid-19 Jadi Tantangan Orang tua di Rumah.

Banyaknya hambatan masuk sekolah di zaman pabdemi Covid-19 ini membuat banyak orang tua tidak puas karena pembelajaran daring bukanlah solusi tepat jika waktunya berkepanjangan.

Dikatakan Kepala Salafiyah Ulya, Mukhlisin Alaudin,”Kalaupun masuk sekolah, setengah hari itupun menyisakan waktu luang untuk kembali ke lingkungan yang cenderung bebas,” ucapnya.

Dia juga menjelaskan,”Masih banyak orang tua yang enggan memondokkan anak-anaknya di pesantren dengan alasan takut sekolahnya bermasalah padahal tinggal di lingkungan pesantren lebih terawasi. Kalau di zaman Corona ini minimal lingkungannya terisolasi secara otomatis,” jelasnya.

Ponpes Darul Falah Cimanggu pada tahun pelajaran 2021/2022 membuka pendidikan salafiyah program khusus yang siap menampung 40 santri tingkat Wustha/SMP daj tingkat Ulya/SMA dengan program berbasis 3 kompetensi skill.

“Belajar ngaji kitab kuning dari Senin sampai Jum’at dengan, selain ngaji ada kegiatan olahraga, seni dan lainnya, tapi gak perlu masuk kelas sekolah tiap hari, tapi ada pembelajaran umum secara terjadwal setiap minggunya plus tambahan pelatihan skill,” ucap kyai Ridwan Hartiwan.

“Program ini non formal, ijazahnya bisa dipakai melanjutkan ke sekolah lebih atasnya, mau ke SMA, Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta bisa karena diakui negara, dan ijin program ini sudah diberikan pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia kepada Ponpea Darul Falah Cimanggu,” lanjutnya.

Menurut pria alumni Pondok Pesantren Al Basyariyah Cigondewah ini, para santri yang belajar di program Salafiyah Wustha dan Ulya ini dihargai sama oleh pemerintah dalam rangka kesejahteraannya, adapun guru-guru dalam program salafiyah ini merupakan lulusan pondok pesantren, kampus universitas negeri dan swasta.

“Belajar tambahan seperti pelajaran umum bisa seminggu sekali atau dua kali, yang jelas program salafiyah ini setara dengan MTs/SMP dan MA/SMA, sama-sama mendapat Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Program Pelajar Indonesia Pintar (PIP) sama dengan pelajar sekolah umum.

Soal keunggulan program ini lebih simpel, anak tak harus susah belajar ke sekolah, bebas SPP, tak ada seragam dan akan sangat fokus belajar ngaji tapi memiliki ijazah yang berpenghargaan sama dengan lulusan SMP dan SMA. 

“Selain ijazah, nantinya lulusan santri salafiyah Darul Falah memiliki 3 sertifikat penting, bisa dari BLK menjahit, Komputer dan Keterampilan Bahasa asing pilihan yakni Arab, Jepang  dan Inggris yang bekerjasama dengan sebuah lembaga Bahasa Asing profesional,” ungkapnya.

Mata Pelajaran Program Salafiyah Ulya ini selain kitab-kitab kuning klasik juga diajarkan setiap sabtu minggu 5 mata pelajaran umum yang penting; 

  1. Matematika, 
  2. IPA/IPS, 
  3. PKN, 
  4. Bahasa Indonesia dan 
  5. Bahasa Inggris 

Sebagai pembekalan keterampilan santri dalam berbahasa Inggris semua santri kelas XII wajib belajar langsung Bahasa Inggris di Kampung Pare kabupaten Kediri Propinsi Jawa Timur, bekerjasama dengan salah satu lembaga pendidikan bahasa Inggris terbaik di kawasan tersebut.

Untuk bisa masuk program ini santri harus menyiapkan persyaratan normatif pendaftaran sebagai berikut; 

  1. Mengisi Formulir Penraftaran
  2. Fotocopy KTP/KK orangtua
  3. Ijazah Terakhir 
  4. Akte Kelahiran, Usia Maksimal 17 Tahun (Kelas X)
  5. Menyelesaikan semua kewajiban administrasi

yang jelas daftarkan dulu melalui WhatssApp dan nantinya akan diberikan nomor antrian untuk menyelesaikan berkas pendaftaran ke nomor 082217381975.

 

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Exit mobile version