WARTAKINI.co, SUBANG-Pihak Perusahaan PT Taifa angkat bicara menanggapi banjir yang merendam belasan hektar kolam ikan dan perihal tuntutan ganti rugi yang disuarakan warga Desa Gembor Kecamatan Pagaden, khususnya para pemilik kolam ikan yang terdampak banjir.

Perwakilan PT TAIFA selaku pemegang kawasan yang saat ini didalamnya tengah ada pekerjaan pembangunan pabrik PT Meilon Teknologi Indonesia, Hendra, mengatakan, semua hal terkait insiden banjir sudah disampaikan kepada pihak Taifa.

Namun, kata dia, terkait tuntutan ganti rugi dari warga terdampak banjir, hingga kini belum ada tanggapan dari manajemen PT Taifa.

“Kita belum dapat tanggapan mengenai ganti rugi karena harus dengan management,” ujar Hendra saat dikonfirmasi, Senin (4/1/2021).

Pihaknya juga sudah melakukan langkah-langkah untuk menanggulangi banjir tersebut.

“Mengenai penanggulangan kita sudah perbaiki dan ambil tindakan. Kita langsung bikin sodetan supaya air bisa dikendalikan,” tutur Hendra.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here