Bekas Pabrik Teh Kasomalang Ternyata Pernah menjadi Rumah Sakit Darurat Masa Perjuangan Kemerdekaan

0

WARTAKINI.co, THEFILES-Dalam sebuah film dokumenter Belanda yang memperlihatkan pentingnya pabrik teh di Kasomalang bagi kolonial Belanda hingga didatangi Gubernur Jenderal Belanda D Fock ke kawasan yang kini terlihat sangat kumuh.

Dalam Buku Sejarah Kesehatan Nasional Insonesia volume 1 ternyata diketahui jika peran bekas pabrik teh Kasomalang pernah menjadi sebuah rumah sakit darurat di masa perang kemeedekaan tepatnya dalam agresi militer belanda kedua pada tahun 1947.

“Untuk Bandung Utara didirikan suatu rumah sakit darurat di Kasomalang menggunakan bangunan pabrik teh merupakan fasilitas cukup luas penderita yang dirawat karena mencapai 30 sampai 40 orang dibantu sukarelawan setempat dan makanan dibantu oleh masyarakat setempat,” tulis buku tersebut.

Di rumah sakit darurat Kasomalang bertugas para dokter secara bergiliran yakni; Dokter Sutomo dokter sumartono dokter Makruf dokter Sutoyo dari Indramayu serta mahasiswa tingkat tinggi, dalam buku itu.

Banyaknya bekas wilayah perjuangan Rakyat di kabupaten Subang tak menutup kemungkinan akan ditemukan bekas peluru, granat bahkan peninggalan perjuangan di masa silam.

Tak sedikit masyarakat Subang yang ingin gedung-gedung peninggalan masa lalu itu dibuat kawasan wisata sejarah dengan yang bisa mengingatkan generasi saat ini terhadap perjuangan para pahlawan bangsa di masa silam.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here