WARTAKINI.co, MAJALENGKA– Demikian cara Alloh SWT menentukan nasib yang harus diterima Ustadz Uju yang kehilangan madrasah dan musholanya.

Beberapa menit sebelum longsor menimpa bangunan multifungsi miliknya itu dia sempat terjatuh tak sengaja menendang pancuh (Pangkal Kayu) untul mengikat kambing di halaman rumahnya.

“Saya mau adzan magrib saat itu, beberapa saat sebelum longsor saya tak sengaja menendang pancuh dan Al hamdulilah malam itu tak satupun santri diniyah saat itu, padahal biasanya dan 1 malam sebelumnya mereka ada dan mengaji; Al Hamdulillah selamat,” ungkapnya.

Ketika dikunjungi kerua forum madrasah diniyaj Jawa Barat, Ustadz Uju berharap perhatian pemerintah daerah atas kejadian itu.

Ketua Forum Diniyah Jawa Barat Atep Abdul Gopar meminta Pemerintah daerah turun tangan membantu madrasah diniyah ini.

“Kami berharap pemerintah daerah membantu madrasah yang tertimpa musibah ini, alhandulillah sejauh ini dpw fkdt jabar sudah membantu madrasah yang tertimpa bencana, seperti di Cicalengka, Sumedang dan madrasah diniyah korban banjir di pantura.” ucapnya.

Didampingi pengurus lainnya, DPW FKDT Jabar memfasilitasi madrasah diniyah ini untuk merelokasi dan membangun madrasah di lokasi lain.

Namun dalam pantauan di lokasi, ancaman longsor kembali terjadi cukup besar mengingat kawasan ini berada dibawah ketinggian perbukitan.*

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here