WARTAKINI.co, JAKARTA – Belum usai pandemi Covid-19, tahun 2021 diawali dengan
berbagai peristiwa duka di Indonesia.

Bencana alam terjadi di sejumlah wilayah di Indonesia mulai dari tanah longsor, banjir,
hingga gempa bumi yang kemudian memicu kepedulian dari sejumlah kalangan masyarakat.
Respon serupa pun menggerakkan PT Uni-Charm Indonesia Tbk untuk turut serta menyalurkan bantuan ke beberapa daerah yang terdampak.

8
Sebagai bentuk dari komitmen perusahaan dalam berpartisipasi untuk tanggung jawab sosial,
dan respon cepat terhadap kondisi para pengungsi, PT Uni-Charm Indonesia Tbk
mendonasikan lebih dari 500 karton produk popok bayi, pembalut wanita, popok dewasa, dan
wet tissue ke wilayah-wilayah bencana seperti Sumedang, Kalimantan Selatan, dan Sulawesi
Barat. PT Uni-Charm Tbk menyadari bahwa produk-produknya menjadi salah satu kebutuhan
bagi para pengungsi, melihat dari aspek kesehatan, kebersihan, serta kenyamanan para
korban saat berada di posko pengungsian, terutama bagi korban bayi dan lansia.


“Sebagai bentuk tanggung jawab dan kepedulian terhadap sesama, kami sebagai perusahaan
penyedia produk alat kesehatan dan perbekalan rumah tangga terdorong untuk membantu
mereka yang membutuhkan, dalam hal ini mereka yang terdampak oleh bencana alam yang
terjadi awal tahun 2021 ini,” ungkap Bapak Bashir, HRD Manager PT Uni-Charm Indonesia
Tbk sebagai penanggungjawab kegiatan donasi.


Donasi yang dilakukan oleh PT Uni-Charm Indonesia Tbk dimulai dari sumbangan yang
terdiri dari produk popok bayi sekali pakai, pembalut wanita, dan popok dewasa sekali pakai.
Produk donasi ini diserahkan melalui Kapolres Karawang, AKBP Rama Samtama dan
diterima langsung di rumah dinas wilayah Karawang bersama dengan Kapolsek Teluk Jambe
Barat IPTU Herwit Yuanita untuk segera disalurkan kepada korban bencana di Sumedang.

Disusul dengan donasi yang disalurkan kepada 91.003 jiwa di Kabupaten Mamuju Propinsi Sulawesi Barat yang diterima oleh kordinator posko daerah Puncak Bapak Fadly Hasan serta
Wakil Bupati terpilih Ado Mas’ud.

Selain itu, produk donasi juga langsung didistribusikan ke
tenda-tenda pengungsi yang sudah disediakan relawan setempat.
Produk serupa juga disalurkan oleh PT Uni-Charm Indonesia Tbk di wilayah Kalimantan
Selatan yang terkena bencana banjir besar yang terjadi pada 15 Januari lalu.

Donasi produk
tersebut telah disalurkan ke Kecamatan Alalak.
Kpt. Nurdin (Danramil Kecamatan Mandastana) dan Kpt. Haris Santo (Danramil Kecamatan
Alalak) melaporkan jumlah korban yang terdampak oleh bencana banjir ini mencapai 9.147
jiwa dengan jumlah pengungsi sebanyak 613 kepala keluarga.

“Kami mengucapkan terima
kasih kepada PT Uni-Charm Indonesia Tbk atas sumbangan yang disalurkan kepada korban
terdampak banjir Kalimantan Selatan ini.

Kami berharap sumbangan ini dapat menjadi
berkah, baik bagi korban maupun PT Uni-Charm Indonesia Tbk,” demikian Kpt. Haris Santo
menyampaikan.

“Kami berharap donasi yang kami berikan ini dapat diterima dengan baik dan dirasakan
langsung manfaatnya oleh para korban bencana, baik yang berada di Sumedang, Kalimantan
Selatan, serta Sulawesi Barat,” tutup Bapak Bashir.

PT Uni-Charm Indonesia Tbk adalah perusahaan subsidiary dari Unicharm Corporation, Jepang. PT
Uni-charm Indonesia Tbk bergerak dalam penyediaan produk perawatan bayi, perawatan wanita, dan manufaktur produk perawatan kesehatan yang didirikan pada tahun 1997 dan baru saja merayakan
tahun pendirian ke 22 bulan Juni lalu.

Seiring dengan misi perusahaan, melalui kegiatan produksi yang dilakukan di empat pabrik (Karawang dan Surabaya), PT Uni-Charm Indonesia Tbk telah berkomitmen untuk menciptakan dan mendistribusikan produk atau merek yang bermanfaat (MamyPoko, Charm, Lifree), serta brand Silcot sebagai merek ke-4 ke semua wilayah di Indonesia dan luar negeri, berharap dapat membuat hidup semua orang menjadi sehat dan bahagia sejak lahir ke dunia. PT Uni-Charm Indonesia Tbk akan terus
berinovasi untuk menciptakan produk-produk asli dan pertama di Indonesia, dan berkontribusi pada
perwujudan kehidupan yang makmur bagi seluruh konsumen di Indonesia.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here