WARTAKINI.co, BANDUNG- Meski meraih juara umum di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Muay Thai ke IX dan Liga Nasional (Liganas) Muay Thai ke XII tahun 2021 di Kendari Sulawesi Utara, para atlet Muay Thai Jawa Barat (Jabar) “ditelantarkan”.

Pengurus cabang olahraga membiayai sendiri kejuaraan tersebut, bahkan honor para atlet sudah dua bulan belum dibayar oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jabar.

Ketua Umum Pengurus Provinsi Muay Thai Indonesia- Jabar, Rahyang Mandalajati Evi Silviadi mengungkapkan hal tersebut karena keprihatinannya kepada para atlet asuhannya.

“Sebenarnya ini adalah tanggung jawab KONI Jabar, sebagai induk organisasi olahraga di Tatar Sunda, tapi mereka abai dengan alasan dananya belum cair dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat,” kata Evi Senin, 29 Maret 2021.

Pada Kejurnas yang memperebutkan piala Wakil Presiden di Kendari pada 22-28 Maret 2021 itu, tim Muay Thai Jabar berhasil meraih Juara Umum. Dengan perolehan 11 medali emas, tujuh medali perak dan dua medali perunggu. Pada kompetisi tersebut, tim Jabar menurunkan 21 atlet. Kejurnas itu diikuti oleh 25 provinsi di Indonesia.
Prestasi tersebut menggenapi prestasi sebelumnya, dimana tim Muay Thai Jabar berhasil merebut Piala Presiden di Makassar pada 2019.

Evi menilai, KONI Jabar tidak mampu mengurus olahraga dengan hati. Buktinya, selain Kejurnas tak dibiayai, para atlet Muay Thai Jabar sudah dua bulan ini belum dibayar honornya. Saat ditanyakan langsung kepada pengurus, jawaban serupa kembali diterima pengurus cabor Muay Thai, yakni, KONI Jabar belum menerima pencarian anggaran dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Kalau pengurus (KONI Jabar) lapar, nggak apa-apa kita ikut. Tapi mereka kan nggak telat digaji, kenapa untuk honor atlet telat?” Evi mempertanyakan.

Menurut Evi, selama ini, para atlet tetap latihan di masa pandemi Covid-19 ini untuk menghadapi Kejurnas, Liganas, bahkan PON Papua. Biaya pemusatan latihan pun didapat dari hasil urunan pengurus cabang olahraga.

Ketika KONI Jabar menargetkan dua medali emas untuk tim Muay Thai Jabar, menurut Evi, mereka serius latihan. Lalu ikut Kejurnas dan meraih Juara Umum. Dari pengalaman tersebut, Evi berkomitmen, tim Muay Thai Jabar bisa memberikan tiga medali emas bahkan lebih.

“Kepada pengurus KONI Jabar, seriuslah ngurus olahraga, uruslah dengan hati, bukan semata berbasis anggaran. Saya yakin, Gubernur dan anggota dewan tahu masalah ini,” kata Evi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here