dr. Saiful Hadi, Dirut RSUD (foto : subekti/wartakini.co)

wartakini.co TUBAN — Kebutuhan oxygen bagi pasien Covid 19 yang dirawat di RSUD dr R Koesma Tuban dipastikan aman. Dirut RSUD dr R. Koesma Tuban, dr. Saiful Hadi, menyampaikan hal itu, Rabo (7/7).

” RSUD ini (dr R Koesma) sudah pakai oxygen sentral, bukan lagi pakai tabung. Jadi kalau ditanya berapa tabung oxygen yang dibutuhkan, ya kami tidak bisa jelaskan,” terang dr. Saiful Hadi.

Ia menambahkan, saat ini sudah ada dua tabung besar oxygen dengan kapasitas masing-masing 2000 liter. Kapasitas tersebut sudah lebih dari cukup untuk melayani kebutuhan pasien Covid 19. Saat ini, 74 pasien Covid 19 masih dirawat di RSUD dr R Koesma Tuban. Dari total terkonfirmasi positif 4108 orang, 3615 dilaporkan sembuh, sedang 446 pasien meninggal dunia.

Dengan sistem oxygen central itu, lanjut dr Saiful Hadi, pasien terawat tidak khawatir alami keterlambatan suplay, karena masing-masing bed langsung terhubung dengan tabung terpusat. ” Setiap hari dua tabung sentral itu diisi, jadi saya jamin pasien tidak sampai ketelatan oxygen,” imbuhnya.

Meski demikian, Saiful hadi tetap mengalokasikan penambahan oxygen untuk antisipasi apabila terjadi lonjakan pesat akibat situasi yang tak terkendali. Ruang rawatnya pun ditambah, dari 10 menjadi 14 ruang. Penambahan juga dilakukan untuk ruang isolasi pasien. Saat ini memang lonjakan kasus Covid 19 di Tuban masih bisa dikendalikan. Tapi melihat grafik paparan yang belum juga melandai, bukan tidak mungkin akan terjadi lonjakan drastis dalam beberapa waktu ke depan. Apalagi Varian delta Covid 19 sudah ditemukan indikasinya.

” Tapi kami sudah siap apabila sewaktu-waktu terjadi gelombang besar pasien Covid 19. Aparat kepolisian, TNI dan Satpol PP juga terus melakukan upaya penegakan disiplin prokes di lapangan. Mudah-mudahan situasi bisa dikendalikan dan tak terjadi pasien terlantar sampai di selasar (RSUD) seperti daerah-daeraj lainnya,” jelas dr. Saiful Hadi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here