Petugas menggiring drumer grup musik Superman is Dead (SID) I Gede Ary Astina alias Jerinx (kedua kanan) yang didampingi istrinya Nora Alexandra (kedua kiri) usai menjalani sidang putusan di Pengadilan Negeri Denpasar, Bali, Kamis (19/11/2020). [ANTARA]
Petugas menggiring drumer grup musik Superman is Dead (SID) I Gede Ary Astina alias Jerinx (kedua kanan) yang didampingi istrinya Nora Alexandra (kedua kiri) usai menjalani sidang putusan di Pengadilan Negeri Denpasar, Bali, Kamis (19/11/2020). [ANTARA]

WARTAKINI.co , BALI – Dokter Tirta Mandira Hudhi atau dokter Tirta sebut Jerinx SID dipantau polisi setelah maki-maki Adam Deni soal data endorsement Covid-19. Sehingga dugaannya ini yang menyebabkan Jerinx berhenti kritik COVID-19.

Terlebih saat ini Adam Deni tengah konsultasi dengan pengacaranya untuk melaporkan Jerinx ke polisi.

“Sekilas info Jerinx memilih mengundurkan diri dari pembahasan covid19 dan fokus pada keluarga,” cuit Dokter Tirta di Twitter, Minggu (4/7/2021).

“Hal ini terjadi setelah akun (@)adngrk memutuskan berkonsultasi mengenai ancaman yang diterimanya dari Jrx dan tuduhan endorsement covid,” ungkapnya.

Fyi (sebagai informasi), kasus ini sudah dalam pantauan pihak berwajib,” tuturnya.

“Saya mendoakan yang terbaik buat Jerinx dan keluarga. Sudah saatnya beliau memikirkan keluarga dahulu. Untuk permasalahan dengan saudara (@)adngrk semoga ada titik temu mediasi,” sambungnya.

Unggahan Dokter Tirta itu langsung dibanjiri komentar warganet. Mereka menduga Jerinx SID takut dipolisikan kedua kalinya hingga memilih manarik diri dari pembahasan Covid-19.

“Pas bang @adngrk posting bareng lawyer langsung ciut keknya tuh dok hehe,” komentar akun @fsiksan_.

“Wkwkwk takut dibui dua kali,” sambung akun @titoardian.

“Jiah takut diciduk. Katanya mafia dilawan,” timpal akun @sungguhhh.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here