Tinggal 40 Orang Pasien Covid 19 Yang Masih Dirawat

HOT News

WARTAKINI.co TUBAN – Melegakan. Kini tinggal 40 orang pasien Covid 19 yang masih menjalani rawat/pantau di Tuban. Dinas Kesehatan (Dinkes) Tuban melaporkan, Senin (13/9).

Laporan yang dirilis rutin setiap hari itu menyebutkan, dari total kasus terkonfirmasi positif Covid 19 sebanyak 7278 orang, 6319 dinyatakan sembuh dan tinggal tersisa 40 orang tersebut yang masih menjalani rawat/pantau hingga hari ini. Dari jumlah itu, hanya tinggal 1 orang yang dirawat di RSUD dr R Koesma Tuban, hanya 4 orang yang dirawat RS lainnya, selebihnya menjalani Isolasi Terpadu (Isoter).

Per 13 September ini memang ada peningkatan jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid 19. Tercata 7 kasus baru yang dilaporkan hari ini, sementara kemarin hanya 4 kasus, dan dua hari sebelumnya hanya tercatat 3 kasus.

” Masih fluktuatif, Mas. Jum’at lalu ada 7 kasus baru terlaporkan. Kamis 6 kasus, Rabonya 7 kasus baru. Lalu turun pada Sabtu 3 kasus, Minggu 4 kasus baru dan hari ini naik lagi 7 kasus terkonfirmasi positif Covid 19,” jelas dr Bambang Priyo Utomo, Kepala Dinkes Tuban.

Angka kasus terkonfirmasi positif yang masih fluktuatif itu, lanjut Bambang Priyo Utomo, memberi petunjuk bahwa Covid 19 masih perlu diwaspadai di sini. Bukan tidak mungkin bakal terjadi lonjakan kasus baru apabila aktivitas masyarakat tidak terus dipantau. Usai diumumkannya kondisi Tuban yang sudah masuk zona hijau dengan level PPKM rendah, memang seolah muncul euforia. Tempat-tempat kerumunan langsung dibanjiri pengunjung. Sayangnya banyak dari mereka yang sudah tidak peduli lagi dengan masker dan jaga jarak. Bahkan westafel portable yang dipasang di tempat-tempat tersebut juga tampak sudah jarang digunakan. Beberapa malah sudah tampak kering berdebu.

” Bosan, mas. Tiap hari kok disuruh maskeran, cuci tangan…… wong Covid-nya ya sudah nggak ganas,” kata Hanik, seorang warga yang kebetulan ditemui wartakini.co di area GOR Ranggajaya Anoraga.

Euforia itulah, lanjut Bambang Priyo Utomo, yang sedikit memunculkan kekhawatiran. Karena itu ia berharap pihak-pihak terkait yang berwenang tetap melalukan pengawasan dan penindakan terhadap warga yang mengabaikan prokes. Dinkes sendiri, kata Bambang Priyo Utomo, bersama OPD terkait lainnya serta TNI dan Polri, terus bersiaga untuk antisipasi munculnya gelombang baru Covid 19.

” Yang paling menggembirakan, angka kematian akibat Covid 19 sudah jauh menurun. Sudah sering nihil. Kalau-pun ada hanya 1-2 saja. Semoga semakin baik, bukan hanya mampu mengurangi angka kematian (akibat Covid 19) tapi jumlah kasus terkonfirmasi positif (covid 19) semoga bisa terus turun dan nihil,” kata Bambang Priyo Utomo. (*)

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Topik Terbaru

Berita PIlihan

Aktifkan Notifikasi Wartakini.co    Aktif Tidak